Dandy Bagus Prasetyo

Blogger Adalah Sumber Info.

Saturday, 20 January 2018

Cara Install Ubuntu Server di VirtualBox

Cara Install Ubuntu Server di VirtualBox

apa kabar? kali ini saya akan memberikan tutorial cara install OS ubuntu server di virtualbox. Apasih ubuntu server itu ? pasti diantara kalian banyak  yang bertanya-tanya apa itu ubuntu server, terus apa gunanya ubuntu server itu sendiri ? oky saya akan menjelaskan sedikit apakah itu ubuntu server dan apa kegunaannya. Ubuntu server adalah sistem operasi yang digunakan khusus untuk komputer yang bertugas sebagai server dalam jaringan, sedangkan kegunaannya sebagai pengatur atau adminnya dalam jaringan, atau bertugas sebagai pemberi layanan pada client.
Disini saya menggunakan ubuntu server 14.04.1 LTS, jika Anda belum punya bisa dowload dulu diwww.ubuntu.com, oky kita langsung aja ke tutorialnya :


       1. Pertama klik baru atau new di virtual box, lalu isikan namanya dengan keinginan Anda, untuk type pilih Linux, dan untuk versinya sesuaikan os yang mau Anda install, disini saya menggunakan ubuntu yang versi 32 bit, jika Anda ingin menggunakan yang 64 bit silahkan pilih yang 64 bit lalu klik next




2. Setelah itu, isikan ram yang mau digunakan untuk menjalankan sistem operasi ubuntu servernya, ingat untuk pengisian ramnya jangan sampai di batas yang merah karena nanti dapat memberatkan OS yang asli, pilih di area hijau saja, disini saya menggunakan ram 512, lalu klik next                         

    3. Setelah itu pada hard disk pilih create a virtual hard disk now, lalu enter atau klik next

4. Selanjunya pada hard disk file type pilih VDI (virtualbox disk image) lalu enter

    5. Setelah itu pada storage on physical hard disk pilih dialokasikan secara dinamik lalu enter
1    6. Selanjutnya pada lokasi dan ukuran, pilih lokasi mana mesin virtual akan disimpan, dan untuk ukuran sesuaikan dengan kebutuhan Anda, disini saya menggunakan 8 gb lalu enter

7. Oky setelah selesai membuat mesin virtualnya langkah selanjunya adalah kita setting jaringannya, untuk jaringan ini sesuaikan dengan kebutuhan Anda, disini sebagai contoh saya ingin menghubungkan OS guest (ubuntu server) ke OS asli (windows) berarti jaringan yang akan saya pilih adalah host only adapter, untuk sesama mesin virtual pilih internal,

8. Selanjunya kita setting penyimpanannya, klik gambar yang di beri warna merah 1 tersebut lalu klik lagi  yang ditandai warna merah yang ke 2 tersebut, cari dimana tempat OS ubuntu server yang mau di install, setelah selesai menyeting klik ok

1      9. Oky sekarang kita mulai aja, klik mulai atau start
      10. Setelah itu pada tampilan language pilih indonesia saja agar dalam menginstallnya mudah dipahami

1    11. Selanjutnya untuk mulai menginstallnya pilih pasang server ubuntu lalu enter

1      12. Kemudian kita akan ditanya apakah yakin ingin menginstall dengan bahasa yang dipilih tadi, pilih ya lalu enter

       13. Setelah itu pada tampilan lokasi pilih indonesia lalu enter


1    14. Pada deteksi penataan papan ketik pilih tidak atau no saja lalu enter
1     15. Selanjunya pada konfigurasi keyboard pilih Inggris (AS) lalu enter

1     16. Pada pola keyboard pilih Inggris (AS) juga lalu enter

1     17. Selanjunya akan tampil pengaturan jaringan pilih lanjutkan lalu enter

1     18. Kemudian pada metode pengaturan jaringan pilih jangan mengatur jaringan saat ini lalu enter

1      19. Selanjunya pada nama host isikan sesuka Anda, karena di pakai di local namanya bisa bebas jika terhubung dengan internet atau jaringan yang sekalanya besar namanya tidak bisa bebas, lalu enter untuk melanjutkan ke proses selanjutnya

1   20. Pada nama lengkap dari pengguna baru isikan dengan nama yang Anda sukai, disini saya memberiakan nama dua ubuntu, lalu enter


1    21. Selanjunya pada nama untuk akun isikan dengan nama yang Anda sukai, disini saya memberi nama duaubuntu, lalu enter
1     22. Pada kata sandi isi dengan sandi yang Anda inginkan, lalu enter

1     23. Setelah itu masukan lagi kata sandinya untuk verifikasi, lalu enter

1     24. Pada enkripsi direktori home pilih tidak lalu enter

1      25. Pada pengaturan waktu sesuaikan dengan lokasi Anda, disini saya memilih jakarta, lalu enter

1   26. Pada partisi hard disk saya memilih terpadu –gunakan seluruh hard disk karena saya hanya menggunakan 8 gb jadi biar mudah dan cepat, Anda juga bisa mengaturnya secara manual, yang terpenting ada partisi root (/) dan swapnya, tekan enter

1      27. Pada pemilihan hard disk yang mau dipartisi pilih SCSI3 lalu enter

1     28. Pada penulisan perubahan untuk hard disk pilih ya lalu enter, selanjunya instalasi akan dimulai yang akan memakan waktu 15 menitan

1       29. Selanjunya pada pengelolaan pada sistem pilih tidak ada pembaruan secara otomatis lalu enter

1     30. Selanjunya pada pemilihan perangkat lunak yang akan diinstall pilih dengan sesuai kebutuhan Anda, disini saya tidak memilih apapun berarti sistem yang dinstall standardnya saja, pilih lanjutkan dan enter untuk melanjutkan ke proses selanjutnya

1       31. Pada pemasangan boot loader GRUB pilih ya lalu enter

1    32. Terakhir pada instalasi selesai pilih lanjutkan untuk mengeluarkan cd-rom nya, selanjunya akan restart secara otomatis


33. Selanjunya akan tampil seperti dibawah ini, yang tampilannya hitam putih, untuk login isikan akun dan passwordnya yang dibuat tadi, contohnya seperti dibawah ini !!!!



Sekian, Semoga bermanfaat!

No comments:

Post a Comment